Rabu, 24 Juli 2013

Analisis Keruangan, Kewilayahan, dan Kompleks Kewilayahan Fenomena Banjir ROB di Kota Semarang

10:27 Posted by didi pramono No comments
Banjir rob merupakan pekerjaan rumah bersama yang masih terus menjadi kajian masyarakat Semarang. Banjir rob setia menyapa masyarakat Semarang, khususnya wilayah Semarang Utara, setiap musim hujan tiba.  Ironisnya, meskipun fenomena ini terjadi setiap tahun, hingga kini masih belum ditemukan strategi tepat guna dalam upaya penyelesaiannya.


Rob di Kota Semarang dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yang signifikan, hal ini dapat dilihat dari luas genangan rob yang terus meningkat. Hasil penelitian (Bakti, 2010: 62) luas genangan rob di Kota Semarang selama sepuluh tahun terakhir (2000-2010) diprediksi terjadi kenaikan 76,8 hektar/tahun, sedangkan di Kota Semarang wilayah utara selama tiga tahun (2007-2010) terjadi kenaikan 186 hektar/tahun (Kompas, 22 Mei 2010).

Berita terbaru yang dirilis Antara Jateng: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofiska (BMKG) Maritim Semarang memprakirakan ketinggian air pasang atau rob di Kota Semarang pada akhir Februari hingga minggu pertama Maret 2013 berkisar  0,7 hingga  1,1 meter.  Fakta ini semakin menegaskan bahwa banjir rob Semarang sudah merupakan masalah serius yang mendesak untuk dicarikan upaya penyelesaiannya.

Dampak negatif dan kerugian dari peristiwa genangan rob akan semakin  terasa dengan bertambahnya luas  genangan banjir rob dari tahun ke tahun (Diposaptono,  dkk, 2009). Hal ini membuat pentingnya menyusun pemetaan risiko banjir rob kota Semarang. Pemetaan risiko sendiri mempunyai tujuan meminimalisir dampak dan kerugian dari bencana melalui pengelolaan risiko bencana. Perlunya suatu pengelolaan risiko bencana yang matang dalam penanggulangan permasalahan genangan banjir rob di kota Semarang yang cepat, tepat, dan efisien dengan teknik visualisasi yang mampu mengakomodasi tujuan peta dengan penggunanya.

Makalah ini, lebih dulu akan  menyajikan analisis keruangan, kelingkungan, dan kompleks kewilayahan tentang rob di Semarang.  Peta-peta terkait persebaran wilayah rawan rob juga akan ditampilkan guna memberikan visualisasi  rob di Semarang. Peta-peta ini nantinya  akan mempermudah dalam membaca situasi dan kondisi suatu wilayah. Kajian ini diharapkan mampu untuk memberi gambaran tentang persebaran wilayah rawan rob, tujuan akhirnya adalah memberi masukan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dalam menentukan keputusan yang berperspektif lingkungan.

Pembahasan lebih lanjut mengenai fenomena ROB di Semarang dapat diunduh pada link di bawah ini.

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar