Critical Review: Feminist Vision of the Network Society

Posted by didi pramono on 12:07 with No comments
Feminis, kini menghadapi tantangan baru, yakni masyarakat jaringan. Isu yang berkembang adalah sejauh mana feminis (perempuan) memiliki keterlibatan kritis dalam masyarakat jaringan. Era jaringan harus disadari oleh perempuan sebagai  potensi sekaligus bahaya. Era jaringan  berpotensi karena era ini menawarkan ruang global bagi perjuangan feminisme, dan berbahaya karena memperluas juga peluang bagi dominasi patriarkhi.  Penulis mencoba untuk menyajikan teori baru feminisme dan alternatif masa depan.

Feminisme memiliki sejarah panjang dalam perjuangannya melawan subordinasi sistem patriarkhi, isu-isu pembangunan, eksploitasi tubuh perempuan, dan  lain sebagainya. Kini, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin pesat. Kaum feminis perlu memiliki cara pandang baru untuk menghadapi ini.  Dalam segala hal, jaringan  sudah menjadi kebutuhan  kehidupan kita. Fakta inilah yang turut menciptakan masa depan yang akan kita miliki.

Era jaringan/era digital, juga dimanfaatkan sebagai alat politik. Jaringan membentuk struktur sosial baru yang lebih kapitalistik. Jaringan dimaknai sebagai bahasa/media baru bagi kapitalisme. Jaringan juga memungkinkan bertambah luasnya ruang gerak kapitalisme. Oleh karena itu era jaringan dinobatkan sebagai kapitalisme kontemporer. Era jaringan juga telah mengakibatkan perubahan paradigma, bahwa kita merupakan masyarakat yang beresiko, yang telah menjauh dari politik normatif. Ada beberapa realitas baru kaitannya dengan era jaringan, yakni realitas ekonomi, identitas, ekspresi budaya, hubungan sosial, dan negosiasi politik baru. Berdasarkan fakta ini, visi politik feminis perlu untuk segera kembali ke beberapa strategi-strategi tepat guna.

Pembahasan lebih lanjut tentang critical review jurnal ini dapat diunduh pada link di bawah ini.

Reaksi: